Struktur

Jaringan Buruh Migran (JBM) terbentuk pada tanggal 12 September 2014. “Jaringan Buruh Migran” ini adalah identitas baru dari JARI PPTKILN. JARI PPTKILN dibentuk pada tahun 2010 ketika revisi RUU 39/2004 masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2010 – 2014 dan selama empat tahun, JARI PPTKILN aktif mengawal proses revisi RUU 39/2004 hingga masa periode anggota DPR berakhir di tahun 2014.Perubahan identitas ini bertujuan mengintensifkan gerakan jaringan dan untuk lebih menjaring dukungan yang lebih besar dari  masyarakat sipil dalam mengawal RUU 39/2004 dan isu-isu buruh migran lainnya. Kerja JBM meliputi pengawalan kebijakan/legislasi, penanganan kasus dan isu buruh migran di tingkatan ASEAN terutama menyikapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Untuk mendukung kerja JBM, dibentuk satu seknas dan tiga presidium. Tiga presidium adalah : Legislasi, Penanganan Kasus dan ASEAN.Dalam perjalanan JBM telah menghasilkan beberapa capaian kerja :

  1. Menghasilkan kertas posisi yang berisi isu-isu krusial perbaikan RUU 39/2004. Kertas posisi ini sudah disebarkan ke pemerintah dan anggota DPR periode 2009-2014 sebagai masukan dari masyarakat sipil. Beberapa usulan dari JARI PPTKLN sudah tercantum dalam draft revisi RUU PPILN yang dibahas di Panitia khusus antara pemerintah dan DPR pada tahun 2012-2013.
  2. Lobby, audiensi dan hearing dengan beberapa anggota DPR RI, pemerintah dan ormas keagamaan.
  3. Aktif dalam melakukan kampanye pengawalan RUU 39/2004. Kampanye medsos (twitter: @jariburuhmigran dan fb) untuk mengawal proses pembahasan baik di Komisi IX, Badan Legislasi dan Pansus DPR RI.
  4. Aktif berkampanye melalui media terkait dengan respon masyarakat sipil terhadap perlindungan buruh migran dan keluarganya.
  5. Aktif dalam berkoordinasi dan berjejaring dengan organisasi lain yang bergerak di isu buruh migran sehingga jumlah dari anggota JBM semakin bertambah.

 VISI JBM

Memperjuangkan perlindungan bagi buruh migran Indonesia dan keluarganya melalui intervensi kebijakan sesuai dengan UU No 6 tahun 2012 tentang Ratifikasi Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya, Konvensi ILO 189 tentang Kerja Layak bagi PRT dan Konvensi ILO 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan.

MISI JBM

  1. Berperan aktif dalam mengawal pembuatan kebijakan perlindungan buruh migran Indonesia.
  2. Berperan aktif dalam mendorong dan memonitoring terlaksananya tanggungjawab negara dalam perlindungan buruh migran Indonesia.
  3. Membangun dukungan publik untuk mengawal pembuatan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kebijakan perlindungan buruh migran Indonesia.

STRUKTUR


 

Unduh Profil Jaringan Buruh Migran (ID) | Unduh Profil Jaringan Buruh Migran (EN)








Donatur Kopi Goenong
Donatur Kopi Goenong
Donatur Kopi Goenong
Donatur Kopi Goenong
Donatur Kopi Goenong
Donatur Kopi Goenong
Donatur Kopi Goenong
Donatur Kopi Goenong